"Kata, Mimpi, Harapan"

Kata, Mimpi, Harapan
Kadang kala kerap menjadi acuan...
Dulu sempat menjadi pacuan...
Seperti kuda dalam perlombaan...
Lari secepat busur panah di awan...
Menuju satu titik arah yg sudah ditentukan...
Kemarin..
Kata, Mimpi, dan Harapan...
Seperti badai yg menghancurkan...
Hilang terlalu dalam dipermukaan...
Menjadi tak beraturan...
Atau bahkan tenggelam..
Apakah kata, Mimpi dan Harapan itu kini masih ada?
Atau hanya sebatas kata yg tersisa..
Dan sebuah mimpi yg masih Menyiksa..
Atau mungkin Harapan itu sudah fana...
Birumu kini bukanlah lagi seperti dulu...
Bukan seperti luka yg membuat pilu...
Seperti birunya ombak di laut yg membuat haru...
Tapi kini birumu seperti langit..
Membawa suatu berita yg tak pernah diungkit...
Menjadi sebuah pacuan untuk bangkit..
Dan seakan angin membawa kabar dari langit...
Bahwa Kata, Mimpi, Harapan itu masih harus terus diukir...
Seperti catatan dalam sebuah pena yg mengalir..
Kini tak ada lagi hanyut terbawa air..
Tak perlu lagi khawatir..
Untukmu yg di bumi, jangan risau karena di langit masih ada sejuta kata, mimpi, dan harapan yang harus kita wujudkan...
Tentang gagal, jatuh dan sakit, hanya sebuah hiasan dalam menuai mimpi..
Tentang penghianatan dan cacian hanya sebuah ujian dalam mengukir kata...
Dan tentang rintangan, halangan serta bantingan hanya sebuah jembatan untuk sebuah harapan..

Ini tentang Kata, Mimpi, Harapanku yg patah saat itu..
Dan tentang makna belajar, yang tak akan pernah berhenti, hingga ujian itu selesai..
Serta tentang menaruh harapan kepada orang lain..

SA(Jakarta, 18 Januari 2020)



Comments